Penugasan
Ke-1
Studi
Kasus 1
Kepala SD
yang
baru
diangkat. Semenjak menjadi kepala
sekolah baru, dia
mencoba melakukan sosialisasi
perencanaan program supervisi
akademik. Dia
melakukan
kunjungan kelas
tanpa perencanaan.
Hal ini ditunjukkan oleh
perilakunya yang tidak
pernah menggunakan instrumen.Guru-guru enggan menanyakan
perencanaan program supervisi
akademiknya karena
menjaga perasaannya
atau takut tersinggung.Dia mengetahui
bahwa
salah satu tugas kepala
sekolah
adalah
melakukan
supervisi akademik
dari
hasil bacaan. Untuk itu, ia
melaksanakan supervisi
akademik. Tetap idia
tidak tahu bagaimana
caranya membuat perencanan
program
supervisi akademik.Untuk
bertanya kepada
guru sebagai bawahan, ia
merasa malu.Demikian pula
diKKKS/M
Pertanyan:
1. Berdasarkan
kasus
diatas, tulislah hal-hal yang sudah
baik yang dilakukan
kepala sekolah sesuai
dengan konsep
dan perencanaan program supervisi
akademik?
2. Tulislah
hal-hal yang kurang atau belum optimal dilakukan kepala
sekolah, ditinjau
dari
konsep
dan perencanaan program supervisi
akademik?
Lembar Jawab
Penugasan Ke-1
Studi Kasus 1
Nama/No. : 1. …………………………………………………………
2.
..............................................................................
Feedback:
(diisi olehMT)
(dicheklistoleh MT)
TTD MT
Penugasan
Ke-2
Perencanaan
program
supervisi akademik
1. Apakah
tujuan kepala sekolah menyusun perencanaan
program
supervisi akademik dalam
pembinaan
guru?
2. Jelaskan
ruang lingkup
atau komponen
yang
harus ada pada perencanaan supervisi
akademik?
3. Susunlah rancangan dokumen
perencanaan prgram supervisi
akademik.
Gunakan
form
5 Perencanaan program supervisi sebagai
panduannya.
Lembar Jawab Penugasan Ke-2
Nama/No. : 1. …………………………………………………………
2.
..............................................................................
Feedback:
(diisi olehMT)
(dicheklistoleh MT)
TTD MT
Penugasan
Ke-3
Studi Kasus 2 :
Selama saya menjadi Kepala
Sekolah/Madrasah,
belum pernah sekalipun
ada guru yang datang
kepada saya untuk meminta bantuan saya
untuk
memecahkan
masalah
pembelajaran
yang
muncul
di kelasnya.
Pada
proses dan hasil belajar
peserta didik kurang
begitu menggembirakan.
Dugaanku,
para
guru enggan atau malu meminta bantuan
saya memecahkan masalahnya karena
takut
dianggap tidak
mampu mengatasi masalahnya sendiri. Keengganan
ini menurut guru,
mungkin
berdampak pada Penilaian Kinerja
Guru dan
DP3. Guru takut
nilai prakarsanya
rendah karena pernah minta bantuan
kepada saya.
Mereka
takut saya
menganggap mereka tidak punya prakarsa, tidak
kreatif, dan
inovatif
memecahkan masalahnya sendiri.
Pertanyaan:
1. Berdasarkan
kasus
diatas, tulislah hal-hal yang sudah
baik yang dilakukan
kepala sekolah sesuai
dengan konsep
dan prinsip
supervisi akademik?
2. Tulislah
hal-hal yang kurang atau belum optimal dilakukan kepala
sekolah, ditinjau
dari
konsep
dan prinsip supervisi akademik?
3. Bagaimana seharusnya
dilakukan andaikan Anda kepala
Sekolahnya?
Lembar Jawab
Penugasan Ke-3
Studi Kasus 2
Nama/No. : 1. …………………………………………………………
2.
..............................................................................
Feedback:
(diisi olehMT)
(dicheklistoleh MT)
TTD MT
Penugasan
Ke-4
Studi Kasus 3 :
Kepala Sekolah
Negeri X Kota baru saja
diangkat
sebagai Kepala
Sekolah.
Memahami salah satu tugasnya
sebagai supervisor,
Pak Djoko melaksanakan supervisi
akademik.
Dia secara tiba-tiba masuk kelas
dimana saya
mengajar, dan
mengamati proses
pembelajaran, dengan instrumen
supervisi.
Saya
merasa salah tingkah didepan siswa.
Saya melihat
kepala sekolah
asyik
mencentangi
dan
menulis sesuatu yang
ada diinstrumennya. Setelah pembelajaran selesai, ia
keluar Setelah disupervisi,
saya merasa tidak
nyaman, dan
dalam hati saya pasti sebentar
lagi saya
dipanggil oleh kepala sekolah.
Saya
menceritakan
hal ini kepada
guru lainnya, dan
teman guru
yang
pernah disupervisi ternyata juga mengalami hal
yang
sama,dan tidak
ada tindak
lanjutnya.
Berdasarkan pengalaman ini, sehingga
saya berpikir bahwa supervisi
akademik Sejak peristiwa itu, sampai sekarang
tak
terasa satu tahun
ajaran telah berlalu,
hingga saya
memperoleh
daftar
penilaian
kinerja guru, yang hasilnya
rata-rata baik. Akhirnya
saya bertanya
dalam hati, bagaimana
sebenarnya
proses supervis iini, dana
pakah
kekurangan saya
serta tindak lanjutnya.
Pertanyaan:
1. Berdasarkan kasus diatas, tulislah hal-hal
yang
sudah baik yang dilakukan kepala
sekolah
sesuai dengan konsep
supervisi akademik?
2. Tulislah
hal-hal yang kurang atau belum optimal dilakukan kepala
sekolah,ditinjau
dari
konsep, tujuan, dan
prinsip
supervisi akademik
berdasarkan studi kasus di
atas?
Lembar Jawab Penugasan Ke-4
Studi Kasus 3
Nama/No. : 1. …………………………………………………………
2.
..............................................................................
Feedback:
(diisi olehMT)
(dicheklistoleh MT)
TTD MT
Penugasan
Ke-5
Studi kasus 4 :
Kepala sekolahku sudah lebih dari dua
periode
memimpin sekolah
ini.
Hampir 90% dari
guru-guru
baik
PNS maupun honorer,
tidak pernah
disupervisi
baik perangkat
maupun pelakasanaan pembelajarannya.
Kendatipun
demikian dalam pembinaan
rutin yang dilakukannya
setiap hari senin setelah
upacara selalu
diingatkannya tentang kelengkapan
pembelajaran
guru dan kualitas pelaksanaan
pembelajaran
baik dalam kelas maupun
diluar kelas.Para
guru bertanya
dalam
hati
masing-masing, bagaimana
mungkin
Kepala sekolah tahu kinerja masing-masing kalau
tidak pernah
disupervisi?
Setiap akhir tahun nilai
DP3 dan penilaian kinerja para guru
minimal
baik dan amat
baik.
Pertanyaan:
1.
Berdasarkan kasus
diatas, tulislah hal-hal
yang
sudah baik yang dilakukan
kepala sekolah sesuai
dengan konsep dan teknik
supervisi akademik?
2.
Tulislah hal-hal
yang
kurang atau belum optimal dilakukan kepala sekolah, ditinjau dari konsep dan
teknik
supervisi akademik?
3.
Bagaimana seharusnya
dilakukan andaikan saudara kepala
sekolahnya?
Lembar Jawab Penugasan Ke-5
Studi Kasus 4
Nama/No. : 1. …………………………………………………………
2.
..............................................................................
Feedback:
(diisi olehMT)
(dicheklistoleh MT)
TTD MT
Penugasan
Ke-6
Studi Kasus
5 :
Banyak
hasil
pelaksanaan
program supervisi akademik tidak
ada
tindak lanjutnya.
Para
guru yang
telah
disupervisi
untuk kepentingan sesaat,
tidak dilakukan pembinaan
dan kurang
merasakan ada manfaat
dari supervisi yang
dilakukan
kepala
sekolah sesaat dan hal ini terjadi karena tidak
ada
ganjaran
dan sanksi jika tindak
lanjut
telah
dilakukan.
Akibatnya,
hasil
evaluasi
hanyalah perbuatan yang
sia-sia
saja. Para
guru
tidak melihat
adanya peningkatan
yang berarti dari
guru sebelum dan setelah disupervisi.
Pertanyaan :
1.
Sebagai seorang calon kepala
sekolah, apakah hal positif
dan
atau negatif dari kedua
kasus
dibawah ini, ditinjau dari tindak lanjut
hasil supervisi
akademik?
2.
Hal apakah yang
menarik
bagi
Saudara
untuk dikembangkan
agar lebih
baik?
Lembar Jawab Penugasan Ke-6
Studi Kasus 5
Nama/No. : 1. …………………………………………………………
2.
..............................................................................
Feedback:
(diisi olehMT)
(dicheklistoleh MT)
TTD MT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar